Melacak Posisi Satelit Menggunakan Gpredict

Seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya tentang satellite tracker,  bahwa ada bermacam-macam software yang dapat digunakan untuk mencari posisi satelit, dan salah satunya adalah Gpredict yang bisa dijalankan pada PC dengan sistem operasi Linux, MacOS, atau Windows. Gpredict dapat di download melalui Github atau Sourceforge.

Setelah melakukan proses instalasi Gpredict sesuai dengan OS yang digunakan, beberapa langkah pertama yang perlu dilakukan adalah update TLE, menambahkan satelit yang akan dilacak dan menentukan posisi ground station.

Update TLE

TLE (Two-line element) merupakan data daftar orbit satelit harus diupdate agar sesuai dengan data satelit terkini. Klik pada menu Edit > Update TLE data from Network

kemudian akan muncul pop-up window yang menunjukkan proses update TLE seperti pada gambar di bawah. Tunggu hingga proses update selesai.

Menambah Daftar Satelit

Langkah selanjutnya adalah menambahkan satelit-satelit yang akan dilacak posisinya dengan menambahkan satelit yang diinginkan ke dalam module. Klik File > New Module. Akan muncul window module seperti pada gambar di bawah. Pilih satelit yang akan ditambahkan, misalnya LAPAN-A2 kemudian tekan tombol panah –> maka satelit yang dipilih akan masuk ke dalam kolom di sebelah kanan.

 

Ground Stations

Setelah langkah-langkah tersebut selesai, saatnya kita menentukan posisi Ground Stations kita. Untuk itu, langkah kita adalah melakukan konfigurasi pada Preferences. Klik menu Edit > Preferences. Pada bagian General, pilih Tab Ground Stations.

Untuk menambahkan ground stations, tekan tombol Add new. Isikan klom-kolom pada form sesuai dengan data ground stations kita.

Jika tidak hafal dengan koordinat latitude serta longitude, kita juga bisa hanya mengisikan grid locator pada kolom isian Locator. Kolom Latitude dan Longitude akan otomatis terisi.

Voila! kita sudah bisa melacak satelit yang kita inginkan.